tips merawat bayi

Teruntuk Ibu Baru, Berikut 20 Tips Merawat Bayi yang Baik dan Benar

Pada saat Anda sudah melewati masa kehamilan serta bersalin dengan baik, Anda bisa mengutarakan “selamat datang ke dunia orang tua” kepada diri Anda Sendiri. Seiring dengan kebahagiaan yang datang seiring dengan kelahiran bayi, kebingungan juga akan menerpa para ibu baru. Apa alasannya bayi Anda menangis tidak henti-hentinya? Mengapa ia tidak ingin menyusui? Apakah ia sudah cukup kenyang? Dan masih ada sederet pertanyaan lain yang tampak di benak Anda.

Tak terdapat sekolah untuk menjadi orang tua. Banyak hal yang harus Anda pelajari sendiri, dari pengalaman teman, orang tua Anda, maupun nasihat dokter. Postingan ini dibuat dari beraneka macam referensi terpercaya, semoga dapat membantu Anda di dalam menjadi seorang ibu.

Berikut ini sedikit tips bagi calon ibu dalam membesarkan darah dagingnya.

Aspek Menyusui

 tips merawat bayi
pixabay.com

 

1. Sehabis diberi ASI sering kali bayi gumoh ataupun mengeluarkan kembali apa yang ada di dalam perutnya kendati hanya sedikit. Cegahlah gumoh dengan menggendong bayi dalam posisi tegap menghadap ke bahu Anda sembari ditepuk-tepuk pelan punggungnya supaya bersendawa.

2. Sehabis bayi baru selesai disusui, posisikan bayi tidur miring condong ke kanan. Hal tersebut agar lambung lebih mudah untuk dibuat kosong. Pintu lambung terdapat di sebelah kanan, sehingga jika bayi dimiringkan ke kanan, isi perutnya yang penuh akan segera masuk ke dalam lambung serta susu. Hal tersebut menjadikan pengosongannya terjadi tambah cepat dan anak terhindar dari gumoh. Posisikan juga posisi kepala kira-kira lebih tinggi dari badannya.

3. Sebisa mungkin, beri ASI eksklusif. Alam sudah mengkreasikan makanan yang begitu sempurna bagi bayi. Selain itu, ASI tidak memerlukan biaya.

4. Sesi menyusui harus berlangsung kurang lebih 20 hingga 30 menit. Menyusui kurang dari 10 menit ataupun lebih dari 40 menit mengindikasikan ada permasalahan pada si kecil, periksa tanda-tanda bahwa bayi benar-benar mendapatkan susu yang cukup.

5. Janganlah melupakan waktu makan untuk memperoleh asupan gizi yang baik, yang juga dipakai untuk mendukung pembuatan ASI. Jikalau bayi Anda tidak dapat tidur sesudah menyusui, Anda diharuskan untuk membuatnya bersendawa. Namun bila bayi tertidur nyenyak maka kesimpulannya perutnya tak dipenuhi dengan gas.

Aspek Gaya Pengasuhan

cara merawat bayi
pixabay.com

6. Ketika Anda sudah menjadi ibu, model pengasuhan Anda akan tidak sama dengan ibu yang lain. Pilihlah sobat berdasarkan kualitas mereka yang unik, bukanlah seberap mirip dengan Anda. Janganlah menilai baik buruknya diri Anda dengan orang lain. Ingatlah, setiap ibu pasti berbeda. Apa yang mungkin berhasil di teman Anda tidak pasti berhasil untuk Anda. Hanya karena Anda mengurus bayi Anda dengan gaya yang berbeda dari ibu lain bukan berarti Anda lebih baik. Hal yang paling utama menjadi seorang ibu ialah menemukan yang terbaik bagi Anda berdua biar hidup bahagia.

7. Perempuan disempurnakan dengan naluri keibuan serta ialah tindakan bijaksana jika Anda percaya naluri itu. Jika merasa perlu menggendong pada saat mereka menangis maka lakukanlah. Naluri ibu biasa selalu benar.

8. Jangan segan untuk menerima uluran tangan dari anggota keluarga di dalam mengurusi si kecil, hal ini bisa membantu kita biar tak merasa seorang diri melakukan banyak hal.

9. Pelukan hangat dan perhatian hangat Anda bisa “menyembuhkan” tangis bayi.

10. Jika Anda memakai tenaga pengasuh, biarkan dia menggantikan hal-hal kecil yang tidak penting, semisal mencuci peralatan bayi. Permasalahan menidurkan bayi yaitu “jatah” Anda.

Aspek Tumbuh Kembang

11. Ketika bayi Anda telah saatnya jalan, biarkan dia untuk jalan secara alami, dikarenakan akan menguatkan otot-ototnya. Lupakanlah untuk menggunakan baby walker, disamping tidak baik untuk pertumbuhan anak juga mengganggu perkembangan motoriknya.

12. Penggunaan car seat pada si kecil dapat disesuaikan dengan umur serta kemampuan motoriknya. Biasanya anak usia 6 bulan ke atas sudah dapat duduk sendiri di car seat.

13. Belilah sepatu yang tidak mahal pada saat anak masih kecil. Kaki-kaki itu berkembang lebih cepat dari yang Anda kira. Tapi tetap pilih yang nyaman untuk digunakan anak.

14. Ajari anak Anda untuk mencermati musik yang asik. Karena tak terdapat suatu ketentuan untuk suka mencermati genre musik tertentu.

15. Rajin memotret anak Anda, untuk mengamati betapa cepatnya, dia tumbuh.

Aspek Stress

16. Anda tidak usah panik, popok sekali pakai tak akan menjadikan kaki anak seperti huruf O. Bentuk O lebih diakibatkan faktor genetik dan perkembangan pertumbuhan di dalam janin sehingga bentuk anatomi pun dipengaruhi oleh stimulasi dan kebiasaan pasca lahir.

17. Jika Anda kehilangan ketenangan, bayi Anda akan merasakannya serta akan menangis dengan keras. Bayi bisa merasakan kegelisahan serta stres yang Anda rasakan, mempunyai sikap tenang akan membuat buah hati Anda merasa tenang dan santai.

18. Upayakanlah untuk lebih serta tenang di dalam menjalankan segala sesuatunya, tidak mudah panik pada saat menghadapi masalah, semisal saat si kecil menangis, kita dapat lebih selektif mencari tahu penyebabnya.

19. Para ibu baru tak perlu stres dengan isu berat badan, cukup atur cara hidup sehat, mengurangi karbohidrat, memperbanyak makan buah serta sayur serta imbangi dengan olahraga.

20. Anak harus selalu menjadi hal yang utama, namun di lain sisi, ibu juga harus have fun serta enjoy ketika melakukan berbagai macam hal. Afirmasi positif itu kudu selalu ada pada diri ibu baru. Supaya tak stres dan enggak baby blues.

Demikian tips untuk para ibu baru dalam mengurusi bayinya. Semoga dapat memberikan manfaat.

Author: Kang Otib

Leave a Reply